
Konon, suatu hari Iblis menemui Fir’aun dan bertanya, “Apa kau mengenaliku?”
“Ya.”
“Kau telah mengalahkanku dalam satu hal,” ujar Iblis.
Fir’aun penasaran.
“Apa itu?” tanyanya.
Iblis menjawab, “Keberanianmu untuk mengaku sebagai tuhan. Padahal aku lebih tua, lebih pandai, dan lebih kuat darimu, tapi aku belum berani melakukannya.”
Fir’aun menimpali, “Kau benar. Tapi tenanglah, sebentar lagi aku akan bertaubat.”
Iblis la’natullah alaih segera menambahkan, “Santai saja, penduduk Mesir telah menerimamu sebagai tuhan. Maka bila kau mencabutnya kembali, mereka akan meninggalkanmu dan merusak kekuasaanmu. Dan kau akan menjadi hina.”
Fir’aun mengiyakan, “Kau benar, tapi tahukah kau, siapa yang lebih buruk dari kita berdua?”
Iblis segera menjawab, “Ya. Orang yang tidak menerima permintaan maaf orang lain, ia lebih buruk dari kita berdua.”
Disadur dari kitab An Nawadir, hlm 57.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar